Kamis, 31 Mei 2012

Kiat memasarkan Pakaian Muslim


Tanya :
Saya Zulham di Medan, saya punya usaha membuka pakaian muslim di Jakarta. Produk yang kita buat memakai bahan import berkualitas dengan rancangan sendiri. Namun ketika saya coba jual secara grosir ke butik banyak yang menolak dengan alasan model baju kami tidak mereka jumpai di Tanah Abang. Bagaimana strategi pemasaran yang harus kami lakukan? Terima Kasih.

Jawab :
Terima kasih Pak Zulham atas pertanyaannya. Saya langsung jawab. Di bisnis pakaian, mode atau gaya yang sedang digemari konsumen sangat penting diperhatikan. Nah berkaitan dengan kasus diatas ada dua alternatif .
Pertama : Anda dapat membuka butik pakaian muslim berdasarkan keinginan konsumen. Jadi Anda menunggu orang yang membuatkan pakaian muslim sesuai model  yang mereka inginkan. Meski demikian Anda tetap perlu mengikuti mode pakaian muslim yang sedang tren supaya bisa memberi nasehat atau menjawab pertanyaan konsumen menyangkut model terkini. Beberapa mode terbaru bisa dibuat sebagai sampel pakaian. Bisnis berdasarkan pesanan, memberikan pilihan yang luas bagi konsumen dari segi model, bahan yang dipakai, termasuk  budget yang mereka inginkan. Memang kelemahannya, order yang datang biasanya tidak banyak.
Kedua : memproduksi secara masal. Artinya pakaian muslim yang kita buat dalam jumlah banyak dan tidak menunggu pesanan per orang. Nah masalah muncul saat kita akan menentukan desain pakaian. Dari kasus tampak Anda menawarkan model sendiri. Di kala kita akan menentukan model, perlu memperhatikan model sedang digemari konsumen. Bagi pengecer atau penjual pakaian, model yang terkini atau digemari sangat penting supaya produk cepat laku. Untuk itu Anda harus mengikuti “arus” model yang sedang digemari. Dari kasus, tampak para grosir atau butik mengacu pada model pakaian di Tanah Abang. Untuk itu dalam pembuatan pakaian secara massal ini, Anda harus mengikuti model-model  pakaian Tanah Abang sebagai standar model.
                Lalu muncul pertanyaan bagaimana mengetahui model Tanah Abang? Anda bisa meminta teman atau saudara yang di Jakarta untuk memotret model pakaian muslim yang dijual di Tanah Abang. Tentu saja dengan cara memotret yang cerdik misalnya memakai kamera ponsel dan dipotretkan secara umum. Karena kadang pedagang melarang orang hanya untuk menyontek model pakaian yang dijual. Cara lain coba buka lewat google.com dan cari gambar pakaian muslim Tanah Abang. Cara ketiga yaitu dengan bertanya langsung pada grosir atau butik yang meminta model pakaian seperti Tanah Abang. Dengan cara ini maka produk pakaian yang Anda tawarka dapat mengikuti selera yang menjadi acuan para grosir. Selamat mencoba.


Diasuh oleh : Istijanto Oei
Pelatih dan Konsultan Bisnis Prasetya Mulya
Penulis Buku “ Jurus-jurus Sakti Wirausaha “ dan Rahasia Sukses Toko Tionghoa”
www.istijanto.com

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Kiat memasarkan Pakaian Muslim"

Posting Komentar